Sudah lupa cara meluapkan isi hati melalui tulisan. Sudah terlalu lama tidak peduli dengan diri sendiri. Sudah terlalu banyak rasa sakit yang harus diabaikan demi memprioritaskan perasaan seseorang. Sampai pada akhirnya sama sekali ga tau gimana caranya untuk diri sendiri bisa bangkit. Ga tau jalan hidup mau kemana, ga tau juga alasan bertahan hidup untuk apa.
Urusan berbakti kepada kedua orang tua pun saya lewat, yang saya prioritaskan hanya menyenangi dirinya yang selalu merendahkan diri saya. Hilang arah, hilang kepercayaan diri, hilang senyuman.
Orang lain bisa saja hanya dengan menyuruh saya untuk melepaskan, lalu bangkit, memulai kembali. Sedangkan saya? Apa mudah?
Komentar
Posting Komentar